Prof. Won Young Lee dari School of Food Science and Biotechnology Kyungpook National University menjadi Narasumber Kuliah Umum di Pascasarjana Universitas Jember.

Jumat, 2 November 2018, Progam Studi Magister Bioteknologi Pascasarjana Universitas Jember mengadakan kegiatan kuliah umum bersama pemateri Prof. Won Young Lee dari School of Food Science and Biotechnology Kyungpook National University dengan topik 6th Order Industry for Agriculture Society (Which Related with Korea Policy) yang diikuti oleh Dosen dan Mahasiswa Universitas Jember.

Kegiatan ini dibuka oleh Direktur Pascasarjana Prof. Dr. Ir. Rudi Wibowo, MS. kemudian dilanjutkan Ketua Program Studi Magister Bioteknologi Prof. Tri Agus Siswoyo.

Prof. Won Young Lee menyampaikan materi mengenai hasil pertanian dan pengolahannya di Korea.

“Beras merupakan tanaman untuk suplai makanan masyarakat Korea dan secara tradisional, apabila kita makan tanpa nasi berarti kita belum makan.”, ungkapnya.

Seiring peningkatan jumlah warga Korea, nasi dan mie tidak lagi menjadi makanan pokok mereka.

“Warga banyak yang konsumsi dari makanan siap saji dan pergeseran pola diet dari makanan berbasis pati”, katanya.

“Faktor lainnya yaitu berkembangnya minat makan terhadap ayam pedas, sandwich, dan makanan yang dipanggang seperti muffin, kue-kue dan donat telah membuat toko roti di mana-mana di seluruh Korea Selatan”,imbuhnya.

Pemerintah Korea mendukung produsen beras untuk mengembangkan produk makanan seperti makanan penutup atau camilan dari beras .

Setelah pemaparan materi juga dilanjutkan dengan sesi tanya jawab, beberapa dosen dan mahasiswa yang hadir memberikan pertanyaan mengenai topik tersebut. Diakhir penutupan pemaparan materi, Prof. Won Young Lee menyampaikan pentingnya kombinasi dan hubungan dalam mengolah produk hasil pertanian dari bahan mentah, proses pengolahan hingga proses pemasarannya, sehingga nantinya produk hasil pertanian dapat dikelola secara maksimal.

Diakhir kuliah umum kedatangan seorang kolega Prof. Lee dari Kyungpook National University yaitu Prof. Kyung Min Kim yang juga memberikan materi tentang penelitiannya.