Program Studi Magister Bioteknologi Gelar Seminar Proposal

Jember, 31 Oktober 2017

Sejalan dengan visi dan misinya, Program Studi Magister Bioteknologi Universitas Jember terus berupaya menjadi program studi yang unggul di bidang bioteknologi dengan berorientasi pada pengembangan agroindustri untuk kepentingan akademisi, masyarakat, dan industri, yang diakui pada skala nasional dan internasional. Hal tersebut disampaikan oleh Ketua Program Studi Magister Bioteknologi, Prof. Tri Agus Siswoyo, SP., M.Agr., Ph.D., dalam Seminar Proposal dan Hasil Penelitian Program Studi Magister Bioteknologi Pascasarjana Universitas Jember, pada Selasa (31/10).

“Program Studi Magister Bioteknologi memiliki beberapa target yang harus dicapai untuk dapat mewujudkan visi dan misinya. Salah satu fokus utama dalam mencapai target tersebut adalah dengan memberikan fokus pada kualitas calon lulusannya.” tutur Tri Agus dalam pembukaan acara. Selengkapnya

DATANG KE JEMBER MERUPAKAN SUATU PILIHAN UNTUK MEMPERDALAM KEILMUAN.

Kiky Chily Arum Dalu Dara Manis Kelahiran Mojokerto 21 April 1995 menginjakan kaki di Jember sekitar tahun 2013, datang ke Jember merupakan suatu pilihan untuk memperdalam keilmuan.

Universitas Jember menjadi pilihan studi Kiky dengan menempuh strata 1 pada Prodi Teknologi Hasil Pertanian Fakultas Teknologi Pertanian.

“Awalnya saya pilih lanjut studi di Universitas Jember karena lingkungan yang sangat mendukung dan situasi yang sangat sejuk,”ujarnya.

Prodi Teknologi Hasil Pertanian mengembangkan dan melestarikan hasil inovasi kreasi IPTEK bidang teknologi pertanian yang berwawasan lingkungan

“ Prodi ini sangat memberikan tantangan bagi saya sehingga saya terus berusaha keras untuk belajar dan belajar,”ungkapnya. Selengkapnya

MAGISTER BIOTEKNOLOGI PILIHAN UNTUK MENGEMBANGKAN TEKNOLOGI

Bagus panggilan akrabnya, warga semboro yang aktif dalam kegiatan sosial, dan pernah mendapat dana hibah program kreatifitas mahasiswa saat strata satu dengan usaha SKSD Stik Ketela Saus Durian ini salah satu dari beberapa calon maba yang mendapat beasiswa UKT dari Universitas Jember.

Cita-cita ingin menjadi pengusaha yang berdikari ( berdiri diatas kaki sendiri, red), dengan merubah  hasil olahan mentah melalui ekstraksi hasil pangan menjadi bahan baru, tak heran calon mahasiswa ini memilih Magister Bioteknologi Program Pascasarjana Universitas Jember Setelah Lulus Strata Satu.

“inginnya jadi pengusaha yang berdikari dengan ilmu saya miliki, untuk mengembangkan hasil pangan berbasis teknologi tepat guna”, katanya.

Peraih IPK dengan kategori memuaskan ini berkeinginan pengembangan ilmu yang didapat tidak hanya mengekstrasi hasil pangan untuk menjadi bahan baru namun dapat merekayasa hasil pangan dengan penambahan hasil dengan metode transgenik.

“eksploring dalam merekayasa bahan pangan itu penting hal tersebut untuk menambah nilai di salah satu unsur yang akan ditambah, untuk memperkuat hasil yang diinginkan” ungkapnya.

Bagus mencontohkan pada penelitian yang pernah ketahui salah satunya jagung sebagai bahan pengganti gula yang digunakan untuk penderita diabetes.

“seperti jagung yang diekstraksi untuk penderita diabetes, disitu diberi tambahan gen baru sehingga jagung aman dikonsumsi”, ungkapnya.(ysk)

Universitas Jember Wujudkan Lamongan Sebagai Kabupaten Bioteknologi Pertama Di Indonesia

Universitas Jember all out mewujudkan Lamongan sebagai kabupaten bioteknologi pertama di Indonesia. Komitmen ini disampaikan langsung oleh Moh. Hasan, Rektor Universitas Jember kepada Bupati Lamongan, H.M. Fadeli, pada saat panen raya jagung di Kawasan Jagung Modern, Taman Teknologi Pertanian, Desa Banyubang, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan (24/1). Jalan mewujudkan Lamongan sebagai kabupaten bioteknologi pertama di Indonesia ini dimulai melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), antara Universitas Jember dengan kabupaten Lamongan, seusai kegiatan panen raya jagung. Kesungguhan Universitas Jember untuk membantu Lamongan ditampilkan dengan banyaknya pakar bioteknologi dan pertanian yang ikut menghadiri kegiatan panen raya jagung. Diantaranya profesor Bambang Sugiharto dan profesor Tri Agus Siswoyo dari CDAST, serta profesor Sri Hartatik dari Fakultas Pertanian, beserta dosen lainnya. Turut serta juga ketua Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat beserta sekertaris, dan para mahasiswa S2 Program Studi Magister Bioteknologi. Continue reading →