Universitas Jember Wujudkan Lamongan Sebagai Kabupaten Bioteknologi Pertama Di Indonesia

Universitas Jember all out mewujudkan Lamongan sebagai kabupaten bioteknologi pertama di Indonesia. Komitmen ini disampaikan langsung oleh Moh. Hasan, Rektor Universitas Jember kepada Bupati Lamongan, H.M. Fadeli, pada saat panen raya jagung di Kawasan Jagung Modern, Taman Teknologi Pertanian, Desa Banyubang, Kecamatan Solokuro, Kabupaten Lamongan (24/1). Jalan mewujudkan Lamongan sebagai kabupaten bioteknologi pertama di Indonesia ini dimulai melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU), antara Universitas Jember dengan kabupaten Lamongan, seusai kegiatan panen raya jagung. Kesungguhan Universitas Jember untuk membantu Lamongan ditampilkan dengan banyaknya pakar bioteknologi dan pertanian yang ikut menghadiri kegiatan panen raya jagung. Diantaranya profesor Bambang Sugiharto dan profesor Tri Agus Siswoyo dari CDAST, serta profesor Sri Hartatik dari Fakultas Pertanian, beserta dosen lainnya. Turut serta juga ketua Lembaga Pengabdian kepada Masyarakat beserta sekertaris, dan para mahasiswa S2 Program Studi Magister Bioteknologi. Continue reading →

Kunjungan Studi Mahasiswa Program Studi Magister Bioteknologi Program Pascasarjana Universitas Jember

23 s.d 25 Nopember 2016 Kunjungan Studi Mahasiswa Program Studi Magister Bioteknologi Program Pascasarjana Universitas Jember menuju BB Biogen dan Pusat Penelitian Bioteknologi, Bioindustri Indonesia di Bogor serta dilanjutkan ke PT. Biofarma (Persero) di Bandung dipimpin langsung oleh Ketua Program Studi Bioteknologi Prof. Tri Agus Siswoyo, Ph.D.

Kegiatan kunjungan studi ini adalah untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan mahasiswa dalam bidang bioteknologi serta memperoleh wawasan berwirausaha dalam bidang bioteknologi, menjalin ikatan kerjasama antara PS . Magister Bioteknologi dan instansi-instansi  yang bergerak dalam bidang bioteknologi.

Alik Ul Rochmana salah satu mahasiswa bioteknologi  mengatakan”  Saat kami sedang berada di pusat penelitian bioteknologi dan bioindustri yang terletak di bogor kami dikenalkan dengan aplikasi hasil-hasil produk bioteknologi yang siap untuk di pasarkan dan sudah produksi skala besar”.

“Meliputi bidang produk makanan, kesehatan, biofertilizer dan lainnya”, ungkapnya.

“Dengan kegiatan ini saya open minded sehingga memiliki pemikiran dan perencanaan ke depan yang lebih luas, bahwa lulusan magister bioteknologi  tidak harus menjadi dosen atau di instansi tertentu namun juga bisa menjadi peneliti yang mampu mengembangkan temuannya menjadi produk keluaran dan bisa di komersialkan”, katanya.

Senada dengan Alik , Retnosari Apriasti, S.P. mengatakan banyak manfaat yang didapat dari kegiatan kunjungan studi ini karena dapat terjun langsung ke instansi-instansi  yang sudah berpengalaman bergerak dalam bidang bioteknologi, sehingga dapat menciptakan suatu ide baru. (hr/dy)

REKTOR UNIVERSITAS JEMBER MEMBUKA KULIAH PERDANA DAN MERESMIKAN PRODI MULTIDISIPLIN

Universitas Jember memiliki dua Prodi baru yang termasuk dalam kategori multidisplin, yang dalam pengelolaannya di bawah naungan Program Pascasarjana Universitas Jember secara langsung. Kedua Prodi baru tersebut diharapkan mampu berperan dan menjadi Prodi unggulan di ruang lingkup Universitas Jember, khususnya pada Program Pascasarjana.

Rektor Universitas Jember dalam sambutannya pada pembukaan kuliah perdana dan peresmian Prodi multidisiplin S2 Bioteknologi dan S2 Ilmu Kesehatan Masyarakat, Hari Kamis Tanggal 18 Februari 2016 di Aula Lantai III Gedung Mas Soerachman Universitas Jember, menjelaskan dua prodi baru multidisplin diharapkan mampu menjawab tantangan perkembangan zaman baik dilingkungan Universitas Jember ataupun di lingkungan masyarakat, Rektor Universitas Jember juga menambahkan bahwa Prodi multidisplin harus lebih Unggul dalam pengembangan IPTEKS Berwawasan Lingkungan, Bisnis dan Pertanian Industrial. Dan sesuai perkembangan dunia pendidikan. Selengkapnya